Kuliner Probolinggo: Bakso Bom Legundi Bantaran
Sebelum ramadhan kemarin, ibuk ngajakin aku dan adikku bakso bom yang beberapa waktu lalu bikin heboh dan sempat diliput oleh salah satu stasiun televisi swasta. Disebut bakso bom bukan karena bisa meledak, tapi karena ukurannya yang super gede. Bersama rombongan rekan-rekan ibuku, berangkatlah kami ke warung bakso yang berlokasi di Bantaran, Probolinggo itu. Tepatnya, di jalan raya Legundi No 38 Bantaran, Probolinggo.
Posisi warungnya strategis, berada tepat di pinggir jalan raya. Jadi dari arah kota Probolinggo, tinggal cari aja warungnya di sebelah kiri jalan dengan spanduk gede bertuliskan Bakso Boom Bandung P. Samhar (ada foto pemiliknya sedang membawa nampan berisi dua mangkok bakso raksasa di spanduk itu. Hehehe).
Warung ini menyediakan tiga jenis bakso besar. Bakso level pertama seharga 20 ribu, level kedua seharga 50 ribu, dan level ketiga seharga 100 ribu. Denger-denger sih, mereka juga menyediakan bakso level keempat seharga 200 ribu. Hmm. Boleh dicoba lain waktu, ya. Hehehe. Oh iya, untuk yang ingin menikmati bakso biasa, mereka juga menyediakan bakso normal layaknya bakso pada umumnya, kok. Jadi jangan khawatir.
Bakso seharga 20 ribu disajikan di mangkok bakso normal pada umumnya. Tapi karena ukurannya yang jumbo, bakso ini cukup 'menyita' space atau ruang di dalam mangkok. Semangkok bakso seharga 20 ribu ini bisa dinikmati sendiri untuk pecinta bakso macam aku. Tapi untuk yang nggak terlalu doyan, dimakan berdua pun nggak masalah. Karena kesulitan memotong pentol bakso dengan menggunakan sendok dan garpu saja, pemilik warung ini juga menyediakan pisau. Sampek sakmonone rek. Hahaha.
Kemarin aku memesan bakso seharga 50 ribu dan baksonya habis dimakan bertiga. Untuk bakso seharga 50 ribu ini diletakkan di mangkok berbeda yang ukurannya lebih besar. Di dalam mangkok isinya satu buah pentol bakso, kuah, sayur sawi potong, bawang goreng, dan seledri. Setelah pentol baksonya dipotong, ternyata di tengah tengah bakso ada daging cincang kasar. Maknyossss.
Berbeda lagi dengan bakso seharga 100 ribu. Ukurannya jumboooo banget! Pemiliknya yang baik hati mempersilahkan kami memotret bakso tersebut sebagai perbandingan dengan dua bakso sebelumnya. Bakso seharga 100 ribu itu akhirnya dibeli ibuk dan dibungkus untuk dibawa pulang. Karena ukurannya yang guede banget, orang-orang di rumah nggak ada yang sanggup menghabiskan seharian. Baksonya baru ludes keesokan harinya. Hahaha. Sayangnya, bakso seharga 100 ribu ini nggak ada daging cincang kasar di dalamnya. :(
Menurut pemiliknya, warung bakso ini jadi laris manis dikunjungi saat liburan. Banyak wisatawan dari luar kota seperti Jember, Banyuwangi, Pasuruan, yang penasaran dengan bakso bom Legundi ini.
Nah, sudah penasaran? Selamat mencoba! :)









.jpg)
Comments
Post a Comment